
Emboli: Pengertian, Penyebab, Gejala, dan Pengobatan
Emboli adalah keadaan medis yang terjadi saat substansi asing, seperti gumpalan darah, udara, lemak, atau…
Emboli adalah keadaan medis yang terjadi saat substansi asing, seperti gumpalan darah, udara, lemak, atau benda asing lainnya, terjebak di dalam aliran darah dan menyumbat pembuluh darah. Penyumbatan ini dapat terjadi di berbagai bagian tubuh, dan dapat berisiko menyebabkan kerusakan pada organ-organ penting. Emboli bisa mengancam jiwa jika tidak segera ditangani dengan benar. Artikel ini…
Ejakulasi dini adalah kondisi yang cukup umum di antara pria, di mana ejakulasi terjadi lebih cepat daripada yang diharapkan atau diinginkan, sering kali sebelum penetrasi atau dalam waktu yang sangat singkat setelahnya. Masalah ini dapat berpengaruh pada kehidupan seksual seseorang, mengakibatkan kecemasan dan stres, serta mempengaruhi kualitas hubungan. Artikel ini akan membahas penyebab, gejala, serta…
Efusi perikardium adalah kondisi medis yang timbul ketika cairan menumpuk di ruang perikardial, yaitu ruang yang melingkupi jantung. Akumulasi cairan ini dapat mengganggu fungsi jantung, menyebabkan sesak napas, dan bahkan berpotensi mengancam nyawa jika tidak segera diatasi. Efusi perikardium dapat dipicu oleh berbagai kondisi, mulai dari infeksi, peradangan, hingga penyakit autoimun. Artikel ini akan membahas…
E. coli (Escherichia coli) adalah sejenis bakteri yang secara alami terdapat di saluran pencernaan manusia dan hewan. Walaupun kebanyakan strain E. coli tidak berbahaya, beberapa tipe dapat menyebabkan infeksi serius, termasuk diare berdarah, kerusakan ginjal, dan bahkan kematian. Bakteri ini menjadi penyebab dari banyak wabah penyakit yang berhubungan dengan makanan dan air yang terkontaminasi. Artikel…
DIC (Disseminated Intravascular Coagulation) adalah suatu keadaan medis serius yang ditandai dengan pembekuan darah yang abnormal di seluruh tubuh. Walaupun jarang terjadi, DIC mampu menyebabkan kerusakan organ yang parah dan bahkan bisa berakibat fatal jika tidak segera diobati. Artikel ini akan menjelaskan pengertian DIC, penyebab, gejala, dan langkah-langkah penanganan yang perlu dilakukan untuk menangani kondisi…
Cystic Fibrosis (CF) atau dalam bahasa Indonesia dikenal dengan fibrosis kistik adalah suatu penyakit genetik yang mempengaruhi sistem pernapasan, pencernaan, serta sistem tubuh lainnya. Penyakit ini disebabkan akibat kelainan pada gen CFTR (Cystic Fibrosis Transmembrane Conductance Regulator) yang memproduksi lendir kental yang dapat menyumbat saluran udara dan saluran pencernaan. Artikel ini akan membahas mengenai apa…
Diabetes tipe 1 adalah jenis diabetes yang muncul ketika sistem imun secara keliru menyerang dan merusak sel-sel beta pankreas yang bertugas memproduksi insulin. Insulin adalah hormon yang diperlukan tubuh agar dapat mengubah glukosa (darah gula), makanan, dan lemak menjadi energi. Tanpa insulin, kadar gula darah bisa meningkat secara signifikan dan menyebabkan berbagai komplikasi serius. Artikel…
Sklerosis Ganda (MS) atau yang lebih dikenal dengan Multiple Sclerosis adalah penyakit autoimun yang mempengaruhi sistem saraf pusat, yaitu otak dan sumsum tulang belakang. MS terjadi ketika sistem kekebalan tubuh secara keliru menyerang lapisan pelindung saraf yang disebut mielin, yang mengakibatkan peradangan dan kerusakan pada sistem saraf. Artikel ini akan membahas pengertian multiple sclerosis, gejalanya,…
Lupus adalah penyakit autoimun yang dapat memengaruhi banyak sistem dalam tubuh, termasuk kulit, sendi, ginjal, jantung, dan sistem saraf. Ketika seseorang menderita lupus, sistem kekebalan tubuhnya menyerang jaringan sehat tubuhnya sendiri, yang menyebabkan peradangan serta kerusakan pada organ-organ tersebut. Lupus dapat muncul dalam berbagai bentuk dan dengan tingkat keparahan yang berbeda, menjadikannya tantangan besar bagi…
Artritis rematoid (RA) ialah penyakit autoimun yang memengaruhi persendian tubuh, mengakibatkan peradangan, nyeri, dan kerusakan jangka panjang pada sendi. Meskipun RA umumnya menyerang sendi-sendi kecil seperti tangan dan kaki, penyakit ini dapat memengaruhi berbagai bagian tubuh, termasuk kulit, mata, dan organ dalam. Artikel ini akan menjelaskan apa itu artritis rematoid, gejalanya, penyebabnya, dan bagaimana cara…