Kanker kulit adalah tipe kanker yang muncul pada sel-sel
kulit dan umumnya dipicu oleh paparan berlebihan terhadap sinar ultraviolet (UV) dari matahari atau sumber buatan, seperti tempat tanning. Terdapat tiga jenis utama kanker kulit: basalioma (basal cell carcinoma), spinalioma (squamous cell carcinoma), dan melanoma, yang paling berbahaya. Deteksi dini kanker kulit sangat penting, karena dapat memengaruhi pengobatan dan prognosis. Gejala awal kanker kulit mungkin tidak selalu menyakitkan, tetapi perubahan pada kulit bisa menjadi indikator penting untuk mendeteksi penyakit ini lebih awal.
Gejala Kanker Kulit yang Perlu Diwaspadai
Perubahan Bentuk atau Warna Tahi Lalat
Tahi lalat atau lesi kulit lainnya yang mengalami perubahan bentuk, ukuran, atau warna adalah salah satu gejala paling umum dari kanker kulit. Tahi lalat yang normal biasanya memiliki bentuk bulat atau oval dan berwarna seragam. Namun, dalam kasus kanker kulit, tahi lalat dapat berkembang menjadi bentuk yang tidak teratur, dengan warna yang bervariasi (misalnya, coklat, hitam, merah muda, atau putih) dan tepi yang tampak bergerigi. Selain itu, tahi lalat yang sebelumnya tidak terlihat dapat berkembang menjadi lebih besar dengan cepat.
Tahi Lalat Berdarah atau Mengeluarkan Cairan
Jika tahi lalat atau benjolan kulit mulai berdarah atau mengeluarkan cairan, ini bisa menjadi indikasi adanya kanker kulit, terutama melanoma. Meskipun beberapa tahi lalat mungkin tergores dan berdarah sesekali, perdarahan yang terus-menerus atau luka yang tidak kunjung sembuh dapat menjadi tanda bahwa sel-sel kulit telah berubah menjadi kanker. Keadaan ini memerlukan perhatian medis yang segera.
Kulit yang Terasa Gatal atau Teriritasi
Perubahan pada kulit yang meliputi rasa gatal, nyeri, atau perasaan terbakar di area yang tampak normal atau yang memiliki tahi lalat bisa menjadi gejala kanker kulit. Kanker kulit sering menyebabkan iritasi atau gatal pada kulit di sekitarnya. Rasa gatal ini dapat berlanjut tanpa henti, bahkan setelah menggunakan lotion atau pengobatan topikal.
Benjolan atau Lesi yang Tidak Sembuh
Jika ada benjolan atau luka pada kulit yang tidak sembuh dalam waktu lama, itu bisa menjadi tanda adanya kanker kulit. Lesi atau benjolan ini mungkin terasa keras dan memiliki permukaan yang kasar atau bersisik. Dalam beberapa kasus, kanker kulit mungkin tampak seperti borok atau luka yang tidak kunjung sembuh meskipun telah mendapatkan perawatan biasa.
Perubahan pada Kulit yang Terkena Paparan Matahari
Penderita kanker kulit sering melihat perubahan pada kulit yang terkena sinar matahari langsung. Ini bisa mencakup kulit yang mengelupas, memerah, atau muncul bintik-bintik gelap yang semakin membesar. Kadang-kadang, bintik-bintik ini bisa berkembang menjadi bercak yang lebih gelap atau lebih besar seiring berjalannya waktu.
Tipe-Tipe Kanker Kulit dan Gejalanya
Basal Cell Carcinoma (BCC)
Basal cell carcinoma merupakan jenis kanker kulit yang paling umum. BCC cenderung tumbuh sangat lambat dan biasanya tampak sebagai benjolan kecil, keras, atau seperti bekas luka yang tidak sembuh. Umumnya, ini muncul pada area tubuh yang sering terpapar sinar matahari, seperti wajah, telinga, atau leher.
Squamous Cell Carcinoma (SCC)
Squamous cell carcinoma biasanya lebih agresif dibandingkan BCC. Gejalanya dapat berupa benjolan keras atau lesi berwarna merah yang terasa kasar dan bersisik. SCC juga lebih mungkin menyebar ke bagian tubuh lainnya, sehingga deteksi dini sangatlah penting.
Melanoma
Melanoma ialah tipe kanker kulit yang paling mematikan dan dapat berkembang dengan cepat. Melanoma umumnya dimulai dari tahi lalat yang terlihat normal, tetapi bisa berubah menjadi lebih besar, berwarna lebih gelap, atau memiliki bentuk yang tidak teratur. Melanoma juga dapat muncul sebagai lesi baru di kulit yang tampaknya berbeda dari tahi lalat lainnya.
Kapan Harus Menghubungi Dokter?
Jika Anda melihat perubahan pada kulit yang tidak biasa, terutama tahi lalat yang berubah bentuk, ukuran, atau warna, atau kulit yang mengelupas dan berdarah, segera periksakan diri ke dokter. Deteksi dini merupakan kunci untuk pengobatan kanker kulit yang lebih efektif. Pemeriksaan kulit secara rutin dan mengenali tanda-tanda peringatan kanker kulit bisa membantu dalam mengidentifikasi penyakit ini pada tahap awal, yang akan meningkatkan peluang pengobatan yang berhasil.